Senin, 05 April 2021

 

DIGITAL ENTREPRENEURSHIP

Dalam channel Youtube Prof. Dedi Purwana yaitu Dedi Purwana dengan link https://www.youtube.com/watch?v=n9yB-KGt_2k. Ibu Terrylina Arvinta Monoarfa, BE., MM menyampaikan bahwa saat ini kebutuhan mengenai Digital Marketing begitu penting bagi para entrepreneur muda, karena kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era ini menjadi kewajiban bagi kita semua untuk dapat memahaminya dan menerapkanya dengan tepat sebagai strategi pemasaran pada dunia kewirausahaan. Digital Marketing itu sendiri adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet. dan ditambah di masa pandemi Covid-19 semakin membuktikan seberapa pentingnya Digital Marketing bagi dunia kewirausahaan, karena jika beberapa orang sudah tidak bisa mengakses cara konvensional beberapa media pemasaran,promosi dan lain-lain, maka dunia digital menjadi satu-satunya solusi dimasa pandemi Covid-19 ini sehingga terbuka peluang dan kesempatan bagi para wirausahawan untuk tetap bisa melakukan bisnis mereka dan terus berpromosi melalui pemanfaatan media digital, maka dimata kuliah Kewirausahaan Digital ini beliau ingin memperkenalkan beberapa hal mengenai digital marketing yang harus dipahami oleh pelaku wirausahawan muda.

Dalam Digital Entrepreneurship atau kewirausahaan digital saat ini peran internet dan teknologi digital telah merubah dunia saat ini, khususnya dunia kewirausahaan, sehingga merubah pola perilaku konsumen dan ditangkap sebagai sebuah peluang oleh pemilik bisnis atau wirausahawan dalam memenuhi kebutuhan konsumen tersebut dan dapat memenangkan atau bertahan pada persaingan wirausaha ini. Bahkan dalam teori Darwin disebutkan bahwa manusia atau seseorang yang berhasil dan sukses serta dapat memenangkan sebuah pertempuran yaitu orang – orang yang dapat beradaptasi dengan perubahan. Maka dengan itu, diharapkan kita dapat beradaptasi dengan perkembangan yang ada dan juga dengan Digital Teknologi yang saat ini sedang berkembang pesat.

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang ada bukan menjadi penghalang bagi para wirausahawan untuk bingung dan frustasi dengan apa yang terjadi saat ini, justru ini menjadi jalan bagi mereka untuk melebarkan sayap bisnis mereka dengan mudah melalui media Digital, Jane Claude Junker pernah berkata” the internet and digital technologies are transforming our world. Digital technology has to be our future” ini sudah terbukti dari perubahan perilaku konsumen yang ditangkap oleh pemilik bisnis menjadi peluang bahwa kita harus bisa memenuhi keinginan konsumen maka Digital Marketing adalah sebuah jawabannya, dan juga kita jika ingin menguasai masa depan kita harus menguasai internet dan digital teknologi terutama dalam hal bisnis, dan juga jika kita tidak mau menjadi seseorang yang tertinggal maka kita harus siap dengan perubahan yang terjadi.

 Pertumbuhan selain pertumbuhan populasi mengalami peningkatan yang signifikan sehingga hal ini menunjukan suatu hal positif yang harusnya di pandang oleh entrepreneur sebagai peluang. Bahkan saat ini rata- rata orang di Indonesia menghabiskan waktu nya menggunakan gadget untuk mengakses internet kurang lebih sekitar 8 jam 36 menit dalam sehari. Dan untuk penggunaan social media seseorang biasanya menghabiskan 3 jam 26 menit dalam sehari, serta kenyataan bahwa pandemic covid 19 ini telah mengakselerasi penggunaan media digital, dikarenakan segala macam kegiatan disarankan dilakukan di rumah, maka semakin banyak seseorang dalam mengakses media social dalam sehari. maka tak heran para pemasar memasarkan barang atau produk mereka di media sosial mereka sebagai salah satu strategi pemasarannya mengingat banyak sekali konsumen yang mengakses sosial melalui smartphonenya. lalu pada satu tahun berikutnya di Januari 2020 disinin terlihat bertambahnya populasi sebanyak 2,9 juta jiwa namun uniknya pertambahan pengguna mobile phone lebih besar dari pada pertambahan populasi sebanyak 15 juta pengguna, hal itu juga terjadi pada pengguna internet dan media sosial yaitu 25 juta dan 12 juta pengguna hal ini seharusnya menjadi indikasi positif bagi entrepreneur sebagai peluang, karena konsumen saat ini mulai beralih dari media konvensional menjadi media digital, hal ini sesuai dengan data bahwa rata-rata orang di Indonesia menghabiskan waktu menggunakan gadgetnya rata-rata 8 jam 36 menit perhari, lalu menghabiskan waktu 3 jam 36 menit menggunakan sosial media dan mungkin saat ini lebih karena selain era industri 4.0 masa pandemi juga mempengaruhi kita menggunakan sosial media, lalu ada data juga pada Januari 2019 yaitu media/platform yang sering diakses yang pertama ada Youtube diikuti oleh Whatsapp,Facebook,Instagram,Line,Twitter dan lain-lain, ini menjadi wawasan dan perhitungan bagi wirausahawan bahwa mereka bisa memperhitungkan untuk memasang dan aktif dalam mengiklankan barang mereka dimedia-media ini.

 Berbicara mengenai digital marketing artinya kita berbicara mengenai bagaimana merancang sebuah rencana strategi yang dapat dilakukan agar usaha kita dapat tumbuh dan berkembang, produk yang di jual lebih dikenal luas, mampu berdaya saing dengan persaingan yang ada. Dengan ini akan di gunakan konsep SOSTAC Marketing Diagram yaitu Situation Analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Actions, dan Control. Dengan ini pula kita dapat menyusun dan merancang apa yang harus dilakukan untuk usaha kita. Pertama kita harus menganalisis situasi atau menjelaskan posisi kita ada dimana/trend saat ini apa, lalu mengetahui tujuan kita apa, lalu langkah berikutnya strategi disini kita mencari bagaimana strategi atau cara untuk mewujudkan dan mencapai tujuan tersebut,lalu ada taktik yaitu bagaimana langkah kongkrit atau apa yang akan kita kerjakan untuk mencapai tujuan kita, lalu kita lanjut dengan aksi atau tindakan kita untuk memulai strategi kita dan tidak lupa diakhir kita mengontrol apa yang selama ini kita kerjakan apakah sudah cukup untuk mencapai tujuan yang kita inginkan,jika belum kita kembali ke awal yaitu ke menganalisis situasi karena pada dasarnya strategi ini adalah siklus, karena disini kita dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam berbisnis karena jika anda melakukan perubahan mungkin para pesaing anda juga akan melakukan perubahan juga.

 Lalu selanjutnya adalah Strategi disini kita merancang dan menyusun bagaimana kita melakukan itu, dimana kita melakukan segmentasi, target, posisi pada pasar,lalu melakukan dan merancang OVP (Online Value Proposition) dengan mengetahui keunggulan kita, lalu ada Sequence yaitu bagaimana meningkatkan kredibilitas kita melalui media digital, disini kita memerlukan review dan testimoni dari konsumen baik review positif dan negatif karena itu sangat membantu dalam kita membangun dan meningkatkan serta menjaga kredibilitas kita. Selanjutnya ada Tools yaitu apa saja yang akan kita gunakan dalam digital marketing kita. Lalu ada taktik, yang didalamnya ada E-Marketing mix, Communication mix, social Networking yaitu E-Marketing mix apa saja yang akan kita lakukan dan gunakan lalu media platform apa saja yang akan kita gunakan, lalu ada Details of contack strategy tentang bagaimana kita menjalin komunikasi, penjadwalan tentang posting dan E-campaign initiative schedule. Lalu ada berikutnya ada Action ada Responbilities dan structures, internal resources and skill dan external agencies, pada action ini bagaimana tindakan langsung kita dalam mengoperasikan strategi. Lalu terakhir ada Control bahwa dalam hal ini kita perlu merancang KPI (Key Performance Indikator) dimana kita bisa melihat apakah kita telah melakukan apa yang telah kita inginkan seperti melakukan peningkatan, mencapai target value dan lain-lain, yang pada intinya kita mengawasi dan mengontrol strategi yang kita jalankan apakah kita akan tetap melanjutkan atau memperbaharui strategi kita.

 http://www.duniakampus40.net/?m=0Kesimpulan yang dapat kita ambil adalah dalam menjalankan bisnis digital dimasa pandemi ini banyak sekali peluang yang terbuka lebar terutama untuk wirausahawan muda, kita dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju dan semakin sering diakses oleh konsumen yang membuat kita memudahkan dalam menjalankan strategi bisnis dan memperluas jaringan dengan cepat,dan ketika pada saat kita menyusun strategi ada banyak hal yang harus dipahami dan dipelajari agar pada saat kita mengimplementasikan bisnis kita berjalan sesuai prinsip dan stategi yang kita inginkan.

Sabtu, 20 Maret 2021

Digital Entrepreneurship

http://www.duniakampus40.net/?m=0

1. Pengerian Digital Entreneurship Dan Prospek Digital Entreneurship

Prospek digital bisnis ditanah air kedepanya adalah. Mecoba mengimplementasikan teknologi dan informasi dan melihat pospek kedepanya dengan mengunakan modal sempit agar tidak melompat lebih jauh. Dimulai dari apa yang bisa kita bisa lakukan kemudian prediksi kita kedepanya seperti apa. Digital entrepreneurship atau bisnis digital merupakan aktifitas bagi pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul diera revolusi industri 4.0. Pelaku usaha juga akan belajar tentang pengetahuan bisnis digital dan keterampilan untuk mengoptimalisasikan teknoligi kedalam pengembangan usaha sebagaimana yang dijelaskan oleh Prof. Jaya bahwa indoguna memanfaatkan teknologi digital dan mempediksi kedepan seperti apa. Indoguna sebagai distributor megunakan pola Food Supply Chain Management. Dalam indoguna Food Supply Chain Manegement ada beberapa distributor seperti distribution network, distribution management, dan tansportation karena makanan merupakan produk yang mudah rusak. Prinsip-prinsip kerja juga dilakukan oleh Indoguna seperti Food safety, Food Quality, dan Sustainability. Food Safety adalah keamanan pangan dan kualitas pangan agar kesinambungan pasokan dapat dijaga. Produk-Produk indoguna kebanyakan daging, kentang, keju, dll untuk itu Indoguna mempunyai teknologi Frozen, Chilled, dan Dry sehingga indoguna bisa mensupply ke kerestoran, retailer, pastry, dan distributor.

2. Strategi Bisnis Digital

    Strategi bisnis yang perlu diera digital ini.

1.   Keunggulan kompetitif diperoleh dengan berfokus pada kepuasaan pelanggan ( Contoh – jasa potong daging untuk kebutuhan khusus pelanggan, next day services )

2.  Omnchannel untuk menghubungkan dunia offline ke online. ( Contoh : setiap outlet didorong masuk ke eCommerce dengan standar opersai tertentu. )

3. Big Data. Menggunakan SAP Business One untuk mendukung transaksi bisnis, membuat data werehouse untuk pengambilan keputusan.

4. Cybersecurity – melindngi informasai bisnis perusahaan ( Sophos Central )

5.  Kapabilitas digital untuk mendukung perusahaan masuk kedunia digital.

3.  Tantangan & Peluang Bisnis Digital di Indonesia

Menurut data penelitian dari HDC World public cloud tahun 2015 untuk masuk kedunia digital ada 4 hal yang perlu diperhatikan seperti Mobile Internet, Cloud technology, internet of Things, dan Big data and advanced analytics. Peluang yang indonesia meliki adalah harga internet di Indonesia murah dibanding dengan 20 negara yang disurvei. Indonesia menduduki peringkat ke-2 setelah india tetapi kualitasnya masih buruk. Prediksi Industri-industri yang akan berdampak terhadap 4 hal diatas menurut Prof. Jaya

 * Industri Pabrik

1.    Pabrik modern dilengkapi sensor yang dipasang di lini dan mengirim status operasi

2.    “Big Data” akan digunakan untuk meningkatkan efisiensi, hasil, kualitas, kondisi alat untuk pemeliharaan.

3.    Sistem online pendukung manajemen rantai pasokan

4.    Pekerjaan berbahaya, berat atau berulang dilaksanakan secara otomatis.

* Industri Pertambangan

1.    Digitalisasi akan meningkatkan produktivitas tambang secara signifikan

2.    tambang dilakukan dengan software yang menggabungkan pertimbangan geologi dan             Perencanaan peralatan

3.    Kendaraan besar dilokasi – eskavator dan truk angkutan, misalnya – akan menjadi tanpa        pengemudi, sebagai gantinya dilengkapi dengan sensor untuk mengumpulkan data medan      serta melakukan diagnostik mandiri untuk pemeliharaan prdiktif.

4.    Dorone akan memantau data lingkungan seperti kualitas udara, suhu, dan cuaca untuk             mengoptimalkan operasi sehari-hari

* Industri Bisnis Retail

1.        toko retail digital hampir tidak membutuhkan sumber daya manusia .

2.        seorang pelanggan akan dapat masuk ke toko pakaian promosi

3.        pembayaran akan dilakukan secara otomatis

* Industri Pertanian

1.        cara pertanian lama hampir ditinggalkan

2.  Sistem penyiraman dan pemupukan otomatis akan megunakan sensor untuk mengoptimalkan kondisi   tanah dan meminimalkan limbah.

3. Ternak akan diberi geotag dengan sensor lokasi dan kesehatan                                                                                           

  4. Prospek mahasiswa untuk menjadi Digital Entrepreneur

Menurut Prof. Jaya adalah “Creating The Future From The Future” yang artinya kalo kita ingin unggul dimasa depan atau menjadi leader dimasa depan maka kita perkirakan masa depan seperti apa. Sehingga kalo masahasiwa bisa membayangkan masa depan seperti apa dia mulai bisa belajar menginventarisasikan waktunya untuk mepelajari masa depan dan ketika itu terjadi dia sudah siap maka akan menjadi leader. ‘

Pengembangan kewirausahaan di Indonesia telah menjadi keburtuhan strategis nasional untuk meningkatkan ketahanan ekonomi. Hal ini di dorong oleh anggapan bahwa suatu negara dapat mencapai kemakmuran jika setidaknya terdapat 2 persen wirausaha dari populasinya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Indonesia memerlukan rencana strategis untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusianya, terutama dalam peningkatan keterampilan kewirausahaan melalui pendidikan kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan sebenarnya telah diperkenalkan dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi. Menjadi wirausahawan membutuhkan waktu dan membutuhkan usaha yang tidak mudah. Oleh karena itu, pendidikan seumur hidup harus menjadi landasan dalam menumbuhkan pendidikan kewirausahaan.

Tujuan pendidikan kewirausahaan tidak hanya untuk belajar memahami aspek kognitif saja tetapi juga menekankan pada aspek afektif dalam berwirausaha serta membekali siswa dengan keterampilan untuk memulai usaha baru. Berdasarkan struktur kurikulum aspek-aspek yang di amati adalah sebagai berikut : hasil pembelajaranm, sikap, keterampilan, metode pembelajaran, sumber pembelajaran, dan evaluasi. Untuk melakukan wirausaha berbasis digital diperlukannya target finansial yaitu memikirkan dan menyiapkan strategi bagaimana cara mencari pelanggan baru serta bagaimana customer membeli produk kita. Untuk mencapai target baru ada dua yaitu pelanggan baru dan pelanggan lama. Di sisi lain, pentingnya adanya penghematan biaya dan aset-aset yang kita miliki ini harus produktif. Untuk mencapai target finasial ini, pelanggan kita harus puas dan tentunya kita harus membuat strategi cara membuat pelanggan puas yaitu harus ada proses internal yang dihasilkan.

Kompetensi yang harus kita miliki yaitu komunikasi, ini sangat penting dalam berwirausaha karena kita harus menjelaskan ide promosi ke investor dan pelanggan. Dengan keterampilan dalam komunikasi ini akan menjadi kunci keberhasilan wirausaha. Selain komunikasi, kemampuan yang dibutuhkan dalam wirausaha adalah kecerdasan dalam finasial. Ini juga penting untuk mengatur cash flow bagi solopreneur, freelancer, maupun bisnis yang besar. Kompetensi selanjutnya yaitu mengenai merk, sebagai contoh jika kita in menjual kemampuan sebagai guru les, kita harus membangun diri kita agar mereka tertarik. Kita sendiri adalah merk dari bagaimana kita berbicara, membalas email dan tentunya akan menciptakan citra diri kita sendiri. wirausaha disarankan belajar untuk menganalisis dalam mengolah data untuk mengahsilkan sebuah keputusan yang benar. Kesembilan yaitu technical dimana pemahaman tentang algoritma diperlukan untuk mengembangkan pemikiran yang logis. Dan yang terakhir adalah learning yaitu pembelajaran tentang dunia bisnis untuk meningkatkan kinerja bisnis.

Jadi pendidikan kewirausahaan yang sukses bergantung pada keberadaan entrepreneurial university. Hal penting lain yang harus di perhatikan adalah sarana dan prasarana khususnya inkubator dan laboratorium sebagai tempat mahasiswa mendapatkan pengalaman berwirausaha. Juga diadakanya kegiatan untuk mewujudkan persepsi kewirausahaan melalui loka karya , seminar, atau pelatihan bagi pelatih serta kegiatan yang mendorong daya saing dan pola pikir kewirausahaan di seluruh elemen lembaga.


Minggu, 14 Maret 2021

EKONOMI MEROSOT DAN KEMISKINAN DI INDONESIA

http://www.duniakampus40.net/?m=0

Saat ini indonesia sedang terjadi pandemi covid-19. Bukan hanya di Indonesia saja melainkan diseluruh belahan dunia. Akibatnya ekonomi disetiap negara merosot parah kerena terjadinya pandemi ini. Indonesia menjadi negara yang paling banyak terkena atau terjangkit virus covid-19 di asia. Hampir semua sektor terpengaruh, tidak hanya kesehatan. Perekonomian juga dipengaruhi oleh pandemi virus corona. Pembatasan aktivitas masyarakat berdampak pada ekonomi Indonesia. Merosotnya aktivitas perekonomian di Indonesia membuat para pelaku usaha berpikir keras. Dengan adanya anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah (PSBB), banyak orang yang mengakses pekerjaan dan pendidikan melalui teknologi informasi online. Inilah salah satu penyebab ekonomi melemah. Beberapa orang yang bekerja di perusahaan banyak yang karyawannya di-PHK, sehingga bingung untuk menghidupkan keluarganya. Sektor perdagangan menjadi salah satu sektor yang paling banyak mengalami pengurangan tenaga kerja. Meski demikian, banyak sektor-sektor yang diperkirakan masih menyerap tenaga kerja, seperti jasa pendidikan, informasi dan komunikasi, jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

Dengan adanya pandemi Covid-19, tak bisa dipungkiri perekonomian Indonesia saat ini berada dalam keadaan sangat tidak stabil. Hal tersebut sesuai dengan larangan penerbangan antar negara mulai Februari lalu. Jumlah penumpang kereta api dan udara juga mengalami penurunan. Akibat kasus Corona, pemerintah Indonesia mulai memberlakukan berbagai kebijakan, seperti bekerja dari rumah dan social distencing. Selain dampak pademi covid-19, ekonomi yang merosot juga dipengharui oleh KEMISKINAN dimana banyak masyarakat di Indonesia yang kurang mampu.

KEMISKINAN merupakan suatu keadaan yang tidak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kurangnya sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dasar atau kesulitan mengakses pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan benar-benar merupakan tugas besar pemerintah kita, tetapi pekerjaan ini tidak pernah dikerjakan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan. Jalur telah diubah, tetapi masalah ini tidak dapat diselesaikan. Kemiskinan merupakan masalah yang disebabkan oleh banyak faktor, antara lain kualitas hidup penduduk yang buruk, kecukupan dan kualitas pangan yang terbatas, layanan kesehatan yang terbatas dan berkualitas rendah, serta kualitas layanan gizi dan pendidikan anak yang rendah. Penanggulangan kemiskinan membutuhkan tindakan dan program yang dirancang dan diintegrasikan secara khusus oleh pemerintah dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Adapun faktor penyebab kemeskinan anatara lain:

1.  Menurunya etos kerja dan produktivitas masyarakat. Faktor ini sangat penting pengaruhnya terhadap kemiskinan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan etos kerja dan produktivitas masyarakat harus didukung oleh sumber daya alam dan sumber daya manusia yang baik, serta jaminan kesehatan dan pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.

2.    Biaya kehidupan yang tinggi. Kenaikan biaya hidup di suatu daerah disebabkan oleh ketimpangan pendapatan atau gaji masyarakat. Tentu saja, kemiskinan adalah karena kurangnya tenaga kerja terampil dan pengangguran.

Saat ini memang menjadi penghalang dalam masyarakat atau dalam lingkup yang lebih luas. Kemiskinan merupakan masalah sosial karena ketika kemiskinan mulai menyebar atau berlipat ganda, angka kejahatan akan meningkat. Kemiskinan juga mempengaruhi lingkungan yang pada akhirnya akan merusak lingkungan itu sendiri. Orang miskin yang terdesak akan mencari tempat tinggal. Tempat tinggal yang digunakan di daerah penyangga atau perlindungan akan kehilangan fungsi lingkungannya setelah digunakan di kawasan pemukiman. Akibatnya akan menyebabkan kerusakan lingkungan.

Selain itu, masyarakat miskin akan sulit mendapatkan pekerjaan, masyarakat miskin yang tidak memiliki mata pencaharian akan memanfaatkan lingkungan dalam upaya memenuhi kebutuhannya. Akibat tekanan ekonomi, banyak orang ketika mencari nafkah masuk ke kawasan lindung, jika tidak dicegah dalam waktu yang lama kawasan lindung tersebut akan berkurang atau bahkan hilang. Dalam hal ini, masyarakat dalam situasi ini biasanya mengetahui nasibnya sendiri yang berbeda dengan kelompok lain.

Pemerintah mempunyai solusi untuk mengurangi angka kemiskinan dengan menurunnya pendapatan warga dengan pendapatan tinggi, subsidi akan membantu mereka yang berpenghasilan kecil, jika tidak salah sasaran pemberiannya. Sedangkan Indonesia mencapai angka kemiskinan terendah pada tahun 2018. Pada bulan Maret 2018, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai satu angka atau 9. 82% atau 25,95 juta orang. Peningkatan jumlah penduduk miskin diiringi dengan peningkatan jumlah pengangguran. Pertumbuhan pengangguran merupakan salah satu tantangan yang harus diatasi di masa depan. Ada 10. 4 juta orang yang diperkirakan menganggur. Pasalnya, pada masa pandemi, rencana pemulihan ekonomi tidak mampu mengekang konsumsi masyarakat miskin atau masyarakat kurang mampu. Berbagai investasi asing juga diyakini tidak akan mampu menciptakan lapangan kerja secara langsung.

Dalam mencegah ekonomi yang merosot dan kemiskinan yang terjadi di Indonesia seharusnya pemerintah mengembangkan sektor-sektor yang memungkinkan bisa menaikkan pertumbuhan  ekonomi indonesia seperti sektor pariwisata. Pemerintah haus segera membenahi sektor pariwisata di indonesia agar perekonomian di indonesia tdak merosot dan kemiskinan bisa diberantas. Pasalnya ika kita mengembangkan sektor-sektor pariwisata akan banyak lapangan kerja baru untuk masayarakat. Apalagi indonesia adalah adalah negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau dari Sabang hingga Merauke. Industri pariwisata memiliki kekuatan untuk meningkatkan warisan budaya lokal. Indonesia memiliki banyak peluang untuk meningkatkan pariwisata, nyatanya daya tarik wisata Indonesia lebih bagus dari Singapura, Thailand dan Malaysia. Pariwisata di Indonesia dapat berkembang pesat jika ada sinergi yang baik di antara semua pihak. Dengan membuka pariwisata ekonomi indonesia akan sedikit sembuh dan kemiskinan akan tertanggulangi. Bukan hanya dari sektor pariwisata saja ada beberapa sektor lagi yang membuat perekonomian di indonesia tidak merosok akibat pademi covid-19 seperti sektor.

Sektor perdagangan juga mampu memperbaiki ekonomi dan kemiskinan di indonesia pasalnya sektor perdagangan mampu membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat yang kekurangan ekonomi. Pemerintah harus bisa memajukan atau menengulangi merosotnya ekonomi dan kemiskinan memalui sektor perdagangan. Dimana produk-produk yang kita buat dijual didalam negeri dengan harga murah dan diimpor ke luar negeri. Hal ini bertujuan untuk meajukan ekonomi indonesai yang sedang merosot dan dapt menanggulangi kemiskinan. Sebeb jika pemerintah membuka atau memajukan sektor perdagangan banyak lapangan kerja buat masyarakat yan terkena PHK atau ekonomi yang kurang mampu. Masyarakat juga turut membantu pemerintah untuk memajukan ekonomi dan menanggulaingi kemiskinan dengan cara membuka bisnis UMKM agar masyarakat yang tidak mendapatkan pekerjaan bisa turut membantu memajukan ekonomi indonesia. Pemerintah juga harus membantu parah UMKM dalam menjalankan bisnis UMKM karena dari UMKM eknomomi diindonesia akan membaik dan kemiskinan yang ada  di indonesia akan tertanggulangi. Kesimpulannya pemerintah harus bisa berperan dalam memajukan ekonomi dan menanggulangi kemiskinan di Indonesia dengan cara mengembangkan ektor pariwisata, perdagangan, dan membantu para UMKM menjalankan bisnisnya. Agar ekonomi di Indonesia semakin membaik dan indonesia memnajdi negara yang maju seperti singapura dan malaysia.

Pengaruh komunikasi oerganisasi terhadap kinerja karyawan

Pengaruh komunikasi oerganisasi terhadap kinerja karyawan Komunikasi organisasi dalam prespektif subjektif adalah perilaku pengorganisasia...